Tak Merugi, ini Cara Mengelola Modal Usaha dari Utang

Sebagian besar orang pastilah ingin menjadi pengusaha yang sukses. Punya bisnis sendiri sudah menjadi semacam goal tersendiri dalam hidup. Akan tetapi, untuk memiliki lini bisnis sendiri tentulah tak selalu mudah. Butuh modal, itu pasti. Modal bisa dibilang sebagai salah satu syarat untuk mendirikan sebuah bisnis – baik itu modal materi, tenaga dan juga ilmu.

Bagaimana jika kekurangan modal atau sama sekali tak punya modal materil? Tahukah kamu kalau modal usaha dari utang tak selamanya salah. Tak ada salah atau benar. Yang penting ada cara mengelola modal usaha yang telah kamu terima tersebut.

3 Cara Mengelola Modal Usaha dari Utang

  • Pilih pinjaman dengan suku bunga terkecil

Hal ini sudah menjadi salah satu syarat wajib ketika kamu ingin mengambil pinjaman. Suku bunga terkecil tentu meringankan beban pinjaman kamu, bukan? Ada beberapa pinjaman yang menawarkan bunga cukup rendah, baik itu kredit dengan agunan atau tanpa agunan.

Cara Mengelola Modal Usaha Dari Utang Dari Pinjaman Modal

Kalau kamu butuh pinjaman dengan proses sangat mudah dan tanpa aset dijaminkan – KTA bisa kamu pilih. Sebut saja KTA Mandiri yang menawarkan suku bunga mulai dari 0,88% saja, kemudian ada KTA dari bank-bank ternama lainnya yang juga punya suku bunga rendah.

  • Waktu pengembalian yang tidak mendesak

Namanya usaha, apalagi baru dirintis, tentu saja jarang sekali langsung menghasilkan. Oleh sebab itu, apabila kamu gunakan utang sebagai modal usaha maka pilihlah yang fleksibel dalam pengembaliannya. Jika memang ada keluarga atau teman dekat yang bersedia memberi pinjaman tentu akan jauh lebih ringan lagi. Konsekuensinya pun harus kita antisipasi pula, semisal bisa jadi dia tiba-tiba memerlukan dana tersebut atau hal lainnya yang bikin tidak enak.

Sebagai informasi saja, pinjaman ke bank tak selalu mendesak dalam hal pembayarannya. Sebagai contoh, KTA DBS yaitu kredit tanpa agunan dari Bank DBS memberikan keleluasan mencicil hingga 36 bulan atau 3 tahun!

  • Bikin anggaran yang tepat dan patuhi

Dalam rumah tangga saja kita perlu bikin anggaran, terlebih lagi untuk bisnis. Jadi, buatlah catatan anggaran yang akurat dan patuhi apa yang sudah ada buat. Apalagi kalau kamu punya tanggung jawab untuk melunasi utang yang digunakan untuk modal. Itu artinya kamu harus bisa memilah antara pengeluaran untuk modal selanjutnya, bayar cicilan utang dan juga menghitung keuntungan yang diperoleh.

Yang tak kalah penting harus kamu pastikan pula ketika merintis usaha – apabila kamu memiliki rekan kerja sama – pilihlah mereka yang memang profesional dan bertanggung jawab. Jangan asal-asalan memilih orang hanya karena kamu terpukau dengan pemaparannya soal bisnis. Lebih dari itu, telusuri track record sebelumnya.

Siap untuk memulai sebuah usaha? Yuk, mulai rencanakan dari sekarang.

Salam sukses!

Hafif

Berdoa, Berusaha, dan Tawakal

Leave a Reply